Waspada, Tokoh Kontroversial #2019GantiPresiden Besok Gelar Aksi di Patung Kuda


JAKARTA – Tokoh provokatif gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera membuat pengumuman gelar deklarasi akbar relawan nasional di Patung Arjuna Wiwaha (Patung Kuda), Minggu (5/5).

Mardani yang merupakan Ketua DPP PKS itu mengunggah pengumuman poster acara melalui Twitter, “Monggo kawan-kawan para pecinta gerakan #2019GantiPresiden silahkan merapat. Lokasi depan Bundaran Air Mancur Monas 6 Mei”.

Poster itu bertulisan ‘Deklarasi Akbar Relawan Nasional #2019GantiPresiden Konstitusional’ dengan foto Mardani, Neno Warisman, dan Ustaz Abu Jibril Fuad. Ada pula tulisan ‘Dari Ummat Oleh Ummat Untuk Ummat’ di poster tersebut. Deklarasi akan berlangsung pada pukul 09.00-11.00 WIB.

Dengan nada sombong, Mardani menyebut deklarasi tidak memuat ujaran kebencian pada tokoh dan golongan apa pun. Ia mengklaim #2019GantiPresiden merupakan gerakan damai dan santun, bukan gerakan anarkistis.

Pernyataan Mardani itu seperti menuding aksi di luar kelompoknya anarkis. Seharusnya ia berkaca, aksi #2019GantiPresiden provokasi dan menggiring opini masyarakat agar kontra terhadap pemerintah.

Mardani juga seperti menuduh insiden persekusi di CFD merupakan ulah pihak penyusup, padahal jelas-jelas terlihat pihak #2019 melakukan perundungan terhadap kelompok lain. Ia memutar balikkan fakta dan semakin memperuncing konflik antar kelompok.

Insiden persekusi di CFD telah membuktikan arogansi dan sikap ambisius dari simpatisan #2019GantiPresiden, oleh sebab itu masyarakat hendaknya tidak terlibat dalam kegiatan yang memecah belah bangsa.

Gerakan ini jelas tidak memberikan kebaikan bagi bangsa. Gerakan ini justru menghambat pemerintah dalam menjalankan program kerjanya untuk mensejahterakan masyarakat. Apabila rakyat tidak menghendaki Presiden Joko Widodo untuk kembali menjabat, maka Presiden dengan sendirinya akan diganti pasca masa jabatannya, tidak perlu diprovokasi. Hal tersebut justru menggambarkan kekerdilan partai dan pengusung lawan politik Jokowi yang tidak dapat bersaing secara kualitas.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS