Waspada! Media Portal Islam Kembali Publikasikan Berita Hoax Soal Freeport


JAKARTA – Media online Portal Islam kembali mempublikasikan sebuah artikel hoax yang bersifat provokatif tekait pembayaran divestasi 51 persen saham Freeport oleh Pemerintah.

Berita yang disebut oleh portal islam diframing sedemikian rupa untuk menyerang Pemerintah karena berhasil mengambil alih saham mayoritas Freeport.

Tanpa sumber yang kredibel, fakta dan data yang jelas dapat dipertangungjawabkan, tulisan yang dimuat tersebut hanyalah mengandung fitnahan dan kebohongan.

Hal ini erat kaitannya dengan agenda politik di Pilpres 2019 untuk menjatuhkan elektabilitas Jokowi yang masih jauh unggul dibandingkan Prabowo.

Head of Corporate Communications PT. Inalum, Rendi Achmad Witular menegaskan bahwa pendanaan divestasi saham Freeport menggunakan pinjaman dari bank asing karena jika dari bank lokal maka kemungkinan mempengaruhi fluktuasi Rupiah dan Pemerintah tidak menginginkan hal itu.

“Jadi memang regulator menyarankan agar asal pendanaan dipilih bank asing agar tidak mengganggu nilai Rupiah. Dan lebih dari itu, pendanaan dari bank asing ini sekaligus untuk memberikan optimisme bahwa potensi bisnis yang terkait dengan tambang Grasberg sangat besar. Sehingga tidak mungkin bank asing mau masuk kalau tidak potensial,” kata Rendi.

Pendanaan dengan bank asing juga sekaligus memberikan optimisme bahwa potensi bisnis yang terkait dengan tambang Grasberg sangat besar sebab tidak mungkin bank asing mau memberikan pinjaman jika tidak potensial.

Selain itu, pengamat Ekonomi UGM, Fahmy Radhi menjelaskan bahwa pinjaman dari 11 bank asing tidak akan mengurangi hak-hak Inalum dalam saham.

“Kalau semua pemberi pinjaman dari bank asing, itu tidak mengurangi hak-hak Inalum dalam saham. Jangan ada khawatir, lantaran itu asing akan menguasai saham. Kecuali, kalau memang saham diambil asing,” tuturnya.

(DeWemcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS