Waspada Hasutan Sesat Gerombolan Setan Gundul


JAKARTA – Pendukung Prabowo terhasut oleh ucapan sesat gerombolan setan gundul, pengumpat, penyebar hoax dan pelaku makar yang ada disekeliling Prabowo, hingga mereka terjerumus dalam fanatisme gelap dan rela membela mati-matian sesuatu yang salah.

Gerombolan setan gundul berada disekeliling Prabowo, namun tidak semua orang dapat melihatnya. Hanya orang-orang tertentu saja, salah satunya Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Ia sudah tidak tahan dengan penyesatan demi penyesatan si setan gundul, hingga akhirnya mengungkapkan kegelisahannya. Setan-setan gundul selalu memutarbalikkan fakta yang menyesatkan banyak orang, termasuk Prabowo sendiri.

Para setan gundul sibuk menyampaikan narasi-narasi busuk, serta narasi-narasi provokatif yang justru membuat rakyat semakin terbelah dan terlibat percekcokan.

Mungkin, mereka yang bereaksi keras atas tuduhan Andi Arief itu, kemungkinan besar adalah setan gundul yang dimaksud. Bahwa setan gundul itu memang benar-benar ada di kubu Prabowo-Sandi. Setan-setan yang selalu memutarbalikkan fakta, yang menyesatkan begitu banyak orang.

Setan gundul ada yang berwujud pengumpat, diantaranya Mustofa Nahra, Tengku Zulkarnain, Fadli Zon dan Rizieq Shihab, yang selalu memposting cuitan tidak beradab dan rasis. Sedangkan setan gundul penyebar hoax, diantaranya Rizal Ramli, Hidayat Nur Wahid, Amien Rais, Sudirman Said, Dahnil Anzar atau Said Didu.

Setan gundul juga tampil dalam wujud kaum radikalis pembenci Pancasila dan NKRI yang bermisi mengkhilafahkan Indonesia, diantaranya Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir, Abdul Somad, Arifin Ilham, Felix Siaw, Maheer At Tahuwilibi, Gus Nuril dan ustad-ustad garis keras lainnya.

Sementara itu, penyidik Polda Metro Jaya juga telah menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar. Bahkan, polisi telah melayangkan surat panggilan perdana kepada anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tersebut untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan.

Eggi dilaporkan oleh relawan Jokowi-Ma’ruf Center pada 19 April 2019 di Bareskrim Polri. Eggi dilaporkan atas tuduhan penghasutan melalui rekaman video terkait ajakan people power.

Eggi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan.

Begitu juga dengan Kivlan Zen yang surat penggilannya diserahkan pihak Polda Metro Jaya saat Kivlan mau lari keluar negeri setelah menghasut, memprovokasi dan menyebarkan ujaran kebenciannya terhadap berbagai pihak, termasuk kepada Presiden keenam RI, SBY. Seperti Eggi, Kivlan dipolisikan atas dugaan makar. (AA/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS