Wasekjen Partai Demokrat Ditangkap Karena Narkoba, Perilaku Buruk Pendukung Paslon 02


Jakarta – Satu persatu perilaku buruk pendukung Prabowo-Sandiaga mulai terungkap ke hadapan publik.

Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief ditangkap Polisi karena dugaan penggunaan narkoba jenis sabu. Penangkapan dilakukan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komisaris Jenderal Idham Azis membenarkan penangkapan tersebut, termasuk foto-foto yang beredar.

“Iya,” kata dia lewat pesan WhatsApp pada Senin, 4 Maret 2019.

Dari foto-foto yang beredar, tampak sejumlah barang yang dikumpulkan di atas meja. Ada sejumlah bungkus rokok, minuman, dan sedotan.

“(Foto-foto) Katanya sebagian dapat dari hotelnya, Hotel Peninsula,” ujar Idham, Senin (3/4/2019).

Ketika digerebek, Andi Arief diduga membuang bong atau alat penghisap sabu ke dalam kloset.

Seperti yang dikutip dari media online Kumparan.com, Andi Arief masuk ke kamar Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat bersama seorang perempuan. Polisi datang ke hotel dengan membawa surat tugas. Setelah berkomunikasi dengan pihak hotel, kemudian masuk ke dalam kamar Andi Arief di kamar 1214 (lantai 12 nomor 14).

Polisi kemudian melakukan penggeledahan, termasuk membongkar kloset di toilet karena diduga alat isap sabu dibuang ke sana dan membawa sejumlah alat bukti dari lokasi berupa alat pakai sabu/bong. Selanjutnya tim Labfor melakukan olah TKP. Jelang dini hari, Andi Arief dibawa ke tahanan Direktorat IV Narkoba Bareskrim. Mabes Polri juga melakukan tes urine.

Parah! Tokoh-tokoh partai dan pendukung paslon 02 sudah banyak yang terjerat hukum seperti tindak kekerasan, korupsi, penipuan dan narkoba. Kubu paslon 02 Prabowo-Sandiaga ternyata didukung oleh pihak-pihak yang bermasalah dengan hukum. Mereka mengkritik Pemerintah seperti sudah paling benar, namun ternyata perlahan terbuka siapa sebenarnya para pendukung paslon 02.

Para pendukung paslon 02 yang mengaku sebagai politisi namun ternyata pengguna narkoba, mengaku Ulama tetapi memukul anak kecil, mengaku dipukuli namun ternyata operasi plastik.

Kelompok yang hanya gencar dalam membuat dan menyebarkan hoax serta fitnah, tanpa peduli pada rakyat. Bagaimana nasib bangsa dan negara kedepan jika paslon 02 menang?  Negara Indonesia bisa dibuat rusak oleh mereka. (ren/mcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS