Warga Terkejut Pergoki Politisi PKS Mesum dengan Pelajar di Mobil


Jakarta— Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan berinisial GR (42) tertangkap tangan oleh penduduk tengah berbuat mesum dengan gadis berumur 17 tahun di mobil dinasnya, Selasa (11/4/2017) sore.

Seperti dilansir dari situs legal tribratanews.polri.go.id, kejadian itu terjadi di halaman Gedung Olahraga dan Seni Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Kejadian tersebut berawal waktu gadis tersebut tengah jogging di halaman gedung. GR, anggota Fraksi PKS DPRD Hulu Sungai Selatan yang melihatnya lalu memangggil dan menyuruh dia masuk ke dalam mobil.

Bagian saksi di kisaran gedung yang curiga akan hal tersebut lalu mendekati mobil GR dan langsung membuka pintu mobil.

Dia terkejut sebab saksi menyaksikan keduanya tengah bersetubuh. Saksi lalu memberitahukan kejadian tersebut ke Polres Hulu Sungai Selatan.

Kasubag Humas Polres Hulu Sungai Selatan AKP Agus Winartono membenarkan kejadian tersebut.

“Selasa sore petugas memperoleh laporan penduduk bahwa sudah mengamankan GR berbarengan seorang perempuan yang tengah berbuat mesum di dalam mobilnya. Waktu ini, GR terancam Pasal 81 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2014 soal Penjagaan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun bui,” kata Agus.

Gadis yang masih berstatus pelajar itu telah dimintai Penjelasan. Waktu diperiksa, dia mengklaim bahwa keduanya telah pernah berjumpa beberapa kali sebelumnya.

“Telah 4 kali berjumpa dengan GR dan diajak jalan–jalan. Tetapi diajak gituan baru kali ini dengan iming–imingi akan diberi uang,” ungkapnya.

Sekretaris DPD PKS Kabupaten HSS, M Thalhah, tidak menampik terkait dengan berita diamankannya 1 anggota dewan dari partai PKS.

“Info yang kita peroleh, sungguh ada member dewan dari partai kita yang diamankan oleh member Polres HSS,” katanya, Rabu, (12/4).

Tetapi, pihaknya masih belum mengetahui kepastian Perkara apa yang membelit kader PKS itu.

“Kita membenarkan berdasar Penjelasan pihak polisi. Kita pribadi secara langsung belum berjumpa dengan yang bersangkutan,” lanjutnya.

Pihaknya masih belum bernyali berandai-andai. Dan akan menanti info dan proses dari pihak kepolisian.

“Bila sungguh terbukti bersalah, akan ditindak sesuai dengan aturan AD/ART partai PKS,” tambahnya.


Like it? Share with your friends!

0

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS