Wacana Sandi Buyback Saham Indosat Hanya Untungkan Qatar Telecom Dan Rugikan RI


Jakarta – Wacana atau ‘Janji Manis’ calon wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno untuk buyback saham Indosat, tidak berdasarkan perhitungan matang dan hanya janji manis untuk memperoleh dukungan masyarakat. Buyback saham Indosat hanya akan menguntungkan pihak Qatar Telecom dan justru merugikan Indonesia.

Dulu Indosat adalah bisnis eksekutif, tetapi sekarang tidak lagi. Namun, pada tahun 2018, Indosat mengalami kerugian sebesar Rp 2,4 Triliun dan pendapatannya menurun hingga 22,68%.

Sebelumnya, Sandiaga Uno berjanji bakal membeli kembali atau buyback perusahaan telekomunikasi Indosat jika dirinya dan Prabowo Subianto memenangi pemilihan presiden 2019. Menurut Sandiaga, dirinya akan melobi Qatar sebagai pemilik saham mayoritas Indosat agar mau menjual kembali untuk Indonesia.

Guru Besar Fakuktas Ekonomi dan Bisnis UI, Rhenald Kasali angkat bicara terkait rencana Sandiaga tersebut. Menurut Rhenald, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk memiliki saham Indosat, sebab akan merugikan Indonesia. Menurutnya, Jokowi tidak perlu membeli kembali Indosat karena sebelumnya ada syarat waktu itu bahwa ekonomi minimal sudah tumbuh 7 persen.

“Stop pembicaraan soal itu, karena itu merugikan kita,” ujar Rhenald di Kampus UI, Depok, Selasa, 6 November 2018.

Sebelumnya terdapat syarat pembelian saham, yaitu ekonomi minimal sudah tumbuh 7% dan harga yang ditawarkan oleh pemilik saham masuk kategori wajar. Semakin didesak, harganya pasti akan semakin mahal. Terlebih bisnis Indosat sudah tidak menguntungkan, sebab tenaga ahli dengan soft skill mumpuni sudah tidak ada di Indosat. (ReNi/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS