Trotoar Jakarta Semrawut Dibawah Kepemimpinan Gubernur Anies


Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Basweden membuat trotoar di Jakarta tidak lagi nyaman untuk pejalan kaki, terlebih untuk kaum difabel karena adanya alih fungsi dan penyalahgunaan fungsi pedistrian atau trotoar.

Untuk diketahui, trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki untuk menikmati nuansa bangunan perkotaan dan taman-taman Kota dan menjadi indikator pokok bagi kemajuan peradaban dan pembangunan kota masa depan.

Di Jakarta, yang adalah Ibu Kota Indonesia, Gubernur Anies justru membiarkan trotoar digunakan oleh para pengendara motor, parkir liar dan PKL.

Padahal, kebijakan Anies tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Trotoar di Jakarta dinilai tak lagi memfasilitasi hak pejalan kaki

Sangat berbeda ketika kita melihat trotoar di kota besar lainnya seperti Surabaya.

Trotoar yang nyaman membuat warga kota terbesar kedua di Indonesia nyaman berjalan kaki.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini pembangunan pedestrian yang nyaman dan manusiawi menjadi perhatian serius. Upaya mempercantik dan memberikan kenyamanan bagi warganya terus dilakukan, salah satunya memperlebar, mempercantik fasilitas pedestrian serta manusiawi dan peduli bagi kaum difabel.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS