Tngkatkan Daya Saing Bangsa, Anggaran Infrastruktur Tiap Tahun Meningkat


Jakarta – Dalam empat tahun (2015-2019), pembangunan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Infrastruktur dibangun secara masif dan merata di seluruh pelosok tanah air. Infrastruktur menjadi pondasi untuk meningkatkan daya saing bangsa ditengah persaingan global.

Seperti yang dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, pu.go.id, pemerintah sejak 2015 mengalihkan subsidi ke sektor produktif seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Anggaran infrastruktur terus meningkat dari Rp 155 triliun pada 2014 menjadi sekitar Rp 410 triliun pada tahun 2018.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia serta peningkatan daya saing nasional. Berdasarkan data World Economic Forum (WEF) tahun 2018, Indeks Daya Saing Global Indonesia berada pada peringkat 45 atau naik dua peringkat dari tahun 2017 yang berada di peringkat 47 dari 140 negara.

Bukti kinerja infrastruktur oleh Pemerintah yaitu pembangunan 3.432 km jalan nasional (termasuk jalan di perbatasan Papua, Kalimantan, dan NTT), 941 km jalan tol baru dengan target akhir 2019 mencapai 1.852 km, bangun jembatan bentang panjang dan jembatan gantung, 860.015 ha jaringan irigasi baru, rehabilitasi 2.319.693 ha irigasi, bangun 949 dari target 1.088 embung hingga tahun 2019 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam mendukung ketahanan air dan pangan, target pembangunn 65 bendungan, tahun 2018 sebanyak 8 bendungan telah rampung yakni Bendungan Paya Seunara dan Rajui di Aceh, Jatigede di Jabar, Bajulmati dan Nipah Jatim, Titab di Bali, Teritip di Balikpapan, Raknamo dan Tanju di NTB. Bendungan lainnya akan selesai bertahap hingga tahun 2023.

Pembangunan 65 bendungan akan menambah layanan irigasi waduk sebanyak 160.000 hektare, kapasitas tampung 2,11 miliar m3, tersedia air baku sebanyak 3,02 m3/detik dan menghasilkan potensi energi sebesar 145 MW. (erenmcf)


Like it? Share with your friends!

0

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS