Terkait Kunjungan Kenegaraan Ke Afganistan, Pramono Anung Sebut Presiden Nggak Ada Takutnya


Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki keberanian yang sangat besar untuk tetap melakukan kunjungan kenegaraan ke Aghanistan meskipun baru saja terjadi bom yang merenggut 95 nyawa di Kabul.

Presiden Jokowi tidak menunjukkan rasa takutnya terhadap situasi di Afganistan dan tetap menjalankan rangkaian kegiatan. meskipun banyak pihak yang mengusulkan untuk menunda kunjungan tersebut.

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Pramono Anung heran dengan keberanian Presiden Jokowi yang tetap yakin ingin mengunjungi Afghanistan di tengah aksi teror sehari sebelum kunjungan Presiden Jokowi.

Padahal, kata Pramono, semua pihak sudah mengimbau Presiden untuk membatalkan kunjungan ke Afghanistan.

Kekhawatiran ini Pramono ungkapkan dalam akun twitternya @pramonoanung pada Minggu (28/1/2018).

“Presiden @jokowi hari ini ke Cox ‘s Bazar, tempat pengungsi Rohingnya dan besuk tetap akan ke Afganistan, walau banyak yg menyarankan utk menunda kunjungannya krn adanya ledakan bom di Kabul. Presiden ngga ada takutnya🙏 #Bismillah,” cuit Pramono Anung.

Untuk diketahui bahwa serangan teror berupa peledakan bom dengan menggunakan mobil ambulance di Kabul Afghanistan pada Sabtu (27/1/2018) menewaskan 17 orang dan 110 korban luka-luka.

Kelompok militan Taliban mengklaim serangan bom tersebut. Serangan ini terjadi hanya sepekan setelah serangan mematikan di Intercontinental Hotel di Kabul, yang menewaskan lebih dari 20 orang. Taliban juga mengklaim serangan di hotel mewah tersebut.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin membenarkan jika Presiden Jokowi akan tetap mengunjungi Afghanistan pada Minggu (28/1/2018).

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS