Tawarkan Syarat Rekonsiliasi Pembagian Kekuasaan , Amien Rais Telah Jual Harga Dirinya


JAKARTA, TERJITU – Demi kekuasaan, Amien Rais berani bahkan dan rela menjual harga dirinya dengan menawarkan syarat rekonsiliasi yang mustahil dipenuhi dengan meminta proporsi 55-45 dalam pembagian kekuasaan.

Tak sadar diri,  sebagai oposan yang keras menolak bagi-bagi kekuasaan justru Amien Rais tak bisa menahan hasrat untuk mendapat bagian besar dalam Pemerintah.

Sangat disayangkan apa yang diucapkan Amien Rais tidak sesuai dengan isi hatinya yang masih tergoda berkuasa dengan menjual dirinya kepada Pemerintah diusia yang sudah sepuh.

“Lucu, katanya tak mau tergoda kekuasaan hanya gara-gara rekonsiliasi. Ternyata yang nggak mau kalau ecek-ecek kursinya, kalau pembagiannya rupanya mau. Maka kenegarawannya Pak Amien Rais ini nyaris lenyap,” ujar Wasekjen PPP, Ahmad Baidowi kepada wartawan, Sabtu (20/7).

Pernyataan Amien terkait bagi-bagi porsi 55-45, seperti orang yang haus kekuasaan.

“Pak Amien yang pernah jadi guru besar politik, mungkin lupa kalau dalam demokrasi adanya oposisi itu keniscayaan agar ada fungsi check and balances berjalan dengan baik. Kalau pola pikir seperti Pak Amien yang minta 55-45, hanya orientasi kekuasaan belaka,” katanya.

Sejatinya pembicaraan rekonsiliasi bukanlah mengandung pengertian bagi-bagi kekuasaan. Reskonsiliasi tidak sesempit itu, namun ada kepentingan bangsa yang lebih besar dalam pelaksanaan rekonsiliasi. (AQQ/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS