Tak Bisa Terima Realita, Prabowo Berpotensi Alami Delusi


JAKARTA ,TERJITU– Calon Presiden 02 Prabowo Subianto berpotensi mengalami gangguan kejiwaan karena ngotot mengklaim dirinya memenangi Pilpres 2019.

Pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk mengungkapkan bahwa kengototan Prabowo Subianto yang mengklaim dirinya memenangi Pilpres 2019 dapat berpotensi mengalami gangguan kejiwaan atau delusi.

“Delusi itu, orang yang sulit menerima realita. Kecuali realita itu cocok dengan apa yang dia khayalkan,” kata Pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk Jumat, (19/4).

Kecenderungan delusi muncul karena Prabowo tak mau menerima kenyataan. Di mana Prabowo mengklaim meraup 77,94 persen suara berdasarkan real count BPN hingga pukul 22.00 WIB malam, Kamis, 18 April 2019. Kenyataannya, lembaga survei kredibel jelas menunjukkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf.

“Nah, masalahnya, Bapak ini kan ngotot. Dia bilang data yang benar adalah real count-nya dia,” ujar Hamdi.

Prabowo diketahui telah tiga kali berturut-turut mendeklarasikan kemenangannya sambil sujud syukur di depan khalayak. Gangguan delusi politik Prabowo merupakan penyakit lima tahunan. Deklarasi kemenangan serupa juga pernah dilakukan pada 2014.

“Karena ini siklus lima tahun, belum tentu masalah kepribadian yang sudah menetap dan sebagai gangguan jiwa delusional itu. Tapi paling tidak, menurut pandangan saya ini bisa kita sebut delusi politik Prabowo,” ucap dia.

Saat ini, yang harus dikhawatirkan dan disoroti dari delusi politik Prabowo ialah penularan gangguan delusi kepada masyarakat dan pendukung. Jika delusi hanya terjadi pada satu orang tidak masalah. Namun, akan menjadi masalah besar bagi negeri ini ketika banyak orang terjangkit delusi. Gangguan delusi bersifat narsisme kolektif bisa membahayakan negara.

Seharusnya BPN terbuka dan berani membandingkan hasil real count BPN dengan lembaga survei lainnya. Validitas real count BPN wajar dipertanyakan bila tak pernah ditunjukkan kepada publik. (rene/mcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS