Taati Aturan, Mahasiswa Bogor Minta Jangan Ada Kampanye Di Tempat Ibadah


Bogor – Mahasiswa Bogor mendesak seluruh Calon Kepala Daerah (Cakada) berkompetisi secara jujur dan berintegritas dalam Pilkada.

Hal itu mengemuka saat elemen masyarakat dan mahasiswa menggelar dialog tentang Pilkada di Kawasan Komplek GOR Pajajarn Kota Bogor, Rabu (14/3/2018).

Aturan dalam Pilkada harus menjadi pedoman dalam menjalani masa Kampanye dalam tahapan menjabarkan visi dan misi kepada masyarakat sebelum nantinya menentukan pilihan 27 Juni nanti.

Salah satu aturan yang harus mendapatkan perhatian berupa tidak adanya aktivitas kampanye di tempat ibadah.

Inisiator Dialog Pilkada Anto Siburian menjelaskan semua Cakada tidak boleh memanfaatkan tempat ibadah untuk ajang kampanye.

Pelarangan itu ada dalam aturan yang telah ditentukan sehingga masyarakat dan mahasiswa siap bergandengan tangan dengan Panwaslu dan KPU untuk membantu pengawasan jalannya ajang demokrasi daerah.

“Calon Kepala Daerah jangan menggunakan Tempat Ibadah untuk berkampanye, karena itu dilarang dalam aturan Pilkada ini,” ujarnya, Rabu (14/3/2018).

Selanjutnya Mahasiswa juga akan bersinergi dengan aparat keamanan untuk menciptakan kondusifitas wilayah selama Pilkada berlangsung untuk menghasilkan pimpinan daerah berkualitas dalam memimpin rakyat.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS