Soal Konsep Ekonomi Paslon 02, Juru Bicara Milenial TKN: Jangan Rendahkan Pencari Kerja!


Jakarta – Konsep ekonomi paslon capres-cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat kritikan dari Milenial TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin karena dinilai berat sebelah dan merendahkan pencari kerja.

Sebelumnya, Anggota Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Drajad Wibowo memaparkan konsep ekonomi yang akan diusung oleh paslon capres dan cawapres nomor urut 02 yaitu menciptakan milenial ‘tangan di atas’.

Menurut Juru Bicara Milenial TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Lathifa Al Anshori, konsep ekonomi tersebut berat sebelah dan merendahkan para pencari kerja sebab jika pembuat lapangan pekerjaan disebut sebagai ‘tangan di atas’, berarti yang mencari lapangan pekerjaan disebut pihak ‘tangan di bawah’.

“Jika di konsep itu disebut milenial harus jadi ‘tangan di atas’ dengan menjadi pembuat lapangan pekerjaan, berarti yang mencari lapangan pekerjaan disebut pihak ‘tangan di bawah’ dong? Milenial maunya bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi, baik sebagai pekerja atau pemberi kerja, kenapa harus direndahkan duluan dengan konsep ekonomi Prabowo-Sandi?” kata Lathifa dalam keterangannya, Kamis (7/3).

Lathifa mengungkapkan, konsep ekonomi ini hanya terpaku pada satu sektor saja, yaitu sektor konvensional, sementara kaum milenial bisa merambah berbagai bidang pekerjaan lain yang non-konvensional.

Bagi angkatan muda Indonesia saat ini, pemerintahan Jokowi telah mencakupi kedua sektor tersebut. Di era Jokowi, pengembangan potensi usaha dilakukan dari kedua sisi, yaitu dari pengusaha yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pencari kerja.

“Sehingga yang pengusaha dibantu modal kerja dan pelatihan skill baru, lalu pencari kerja juga memiliki keahlian yang pas untuk masuk ke dunia kerja. Jadi jodoh, apalagi kalau sudah ada Kartu Pra Kerja, semuanya jadi lebih mudah,” ungkapnya.

Pihak BPN seharusnya bisa membuat konsep perekonomian yang lebih kreatif dan moderen dimana kapasitas dan potensi milenial jangan hanya dibatasi di sektor konvensional saja. Selama berkampanye, kubu capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga, tidak mampu untuk berinovasi atau memaparkan hal-hal baru yang jelas bisa terealisasi dan membawa manfaat bagi rakyat, khususnya kaum milenial.

(Ren/Mcf))

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS