Serukan Jihad Agama, Sikap Prabowo Tidak Bijak Pasca Kasus Bendera HTI


Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menanggapi polemik pembakaran bendera saat pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional 2018 di Garut, Jawa Barat.  PBNU telah memastikan ada upaya sistematis dan infiltrasi untuk memprovokasi acara tersebut dengan adanya kejadian pengibaran bendera  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang tidak hanya terjadi di Garut namun, berdasarkan laporan Tim Pencari Fakta yang dibentuk PBNU, pengibaran dan pemasangan bendera HTI  juga dilakukan dibeberapa tempat, seperti Sumedang, Kuningan, Ciamis, Banjar, Bandung Barat dan Tasikmalaya.

Seperti yang diketahui, melalui pengadilan yang sah, HTI secara resmi telah dilarang di Indonesia karena merupakan organisasi yang anti Pancasila, bahkan HTI ingin mengganti Pancasila dengan Khilafah, yang jelas berpotensi ciptakan perpecahan.

Pengibaran bendera HTI itu terjadi tepat saat peringatan Hari Santri Nasional, yang artinya bahwa aksi tersebut diduga mungkin sengaja dilakukan dengan tujuan untuk memprovokasi masyarakat. Hal tersebut akan ditelusuri lebih lanjut oleh GP Ansor dengan menyiapkan fakta-fakta untuk nantinya disampaikan kepada publik.

Masyarakat diharapkan agar tetap tenang dan tidak terpengaruh opini-opini negatif pihak-pihak yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Namun, disaat masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam berupaya untuk tidak terhasut dan termakan provokasi pasca viralnya peristiwa  pembakaran bendera HTI, calon Presiden Prabowo Subianto diisukan sedang melakukan operasi senyap dengan membakar semangat Jihad agama di berbagai wilayah. Hal tersebut bukanlah keputusan yang bijak saat situasi negara sedang tidak kondusif setelah diterpa kasus bendera HTI.

Sikap Prabowo membuktikan dirinya hanya memanfaatkan momentum untuk menaikkan elektabilitas, dan kali ini isu agama masih menjadi senjata pamungkas. Dengan mempolitisasi agama, Prabowo hanya memanfaatkan umat untuk meraih ambisi ingin berkuasa. (dewemcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS