Serangan Hoaks Di Dunia Maya Sangat Masif Terhadap Paslon Jokowi Dan Ma’ruf Amin


Jakarta – Masifnya serangan konten hoaks terhadap pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin di dunia maya sarat akan kepentingan Pilpres 2019.

Berdasarakan data Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo),  Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin paling banyak mendapat serangan berita dan informasi hoaks melalui beragam media sosial.

Tercatat sepanjang September 2018, urutan lima hoaks terbanyak menyerang Jokowi-Ma’ruf Amin di media sosial yakni konten sensitif seperti WN Cina ditangkap TNI AD karena membuat KTP palsu, pekerja LRT ditangkap di Karawang karena disangka Tentara Merah PKC, hoaks penghapusan pendidikan agama, hoaks rezim kodok anti Islam, hoaks masjid dan tempat ibadah dirobohkan demi jalan tol.

Sementara itu, saluran yang paling banyak digunakan untuk menyebarkan hoaks adalah facebook  sebesar 49,88 persen, youtube 16,24 persen dan twitter 15,08 persen.

Konten-konten hoaks dikemas sedemikian rupa oleh lawan politik petahana untuk menggiring opini dan perspektif publik mengenai figur kepemimpinan Presiden Jokowi. Oleh karena itu, konten di dunia maya harus dicerna dan dicermati terlebih dahulu masyarakat agar tidak menjadi korban hoaks.

Data Mafindo membuka secara terang bahwa rekayasa isu tertentu terutama yang bermuatan SARA masih popular dan menarik bagi masyarakat. Situasi tersebut perlu diwaspadai untuk mencegah konflik sosial melalui mekanisme penegakan hukum, pantauan media sosial dan pihak terkait seperti penyelenggara, peserta dan Tim Kampanye terus mensosialisasi Pemilu damai tanpa hoaks. (AaAamcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS