Punya Karakter Sabar dan Ikhlas, Jokowi Bisa Masuk Ka’bah


JAKARTA – Momen Presiden Joko Widodo dan keluarga masuk Ka’bah saat umroh ditanggapi nyinyir oleh sejumlah pihak. Padahal, Jokowi dan keluarga bisa masuk Ka’bah adalah atas izin Allah. Jika kemudian ada yang nyinyir dan menuduh Jokowi minta-minta Raja Salman serta memaksa untuk masuk Ka’bah, tidak lain kelakuan setan yang tidak bahagia melihat manusia beribadah ke Allah.

Seperti layaknya ibadah di rumah Allah, hanya orang dengan hati bersih, berpikiran positif, dan beriman kepada Allah, akan melihat dimudahkannya Jokowi dan keluarga masuk ke Ka’bah karena buah kesabaran dan keikhlasan Jokowi yang selama ini difitnah tapi diam saja dan tetap tersenyum.

Indikator lainnya, karena keistiqomahan Jokowi dalam melaksanakan perintah Allah, bahkan mungkin ini buah dari doa orang-orang yang mendoakan hal-hal bai kkepada Jokowi. Dengan demikian, kemudahan menjalankan ibadah Umroh bagi Jokowi dan keluarga adalah bukti kemuliaan Allah yang diberikan kepada Jokowi melalui perantara Kerajaan Saudi. Allah bisa memberikan kemuliaan kepada siapapun yang Dia kehendaki, termasuk kepada Jokowi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon angkat bicara terkait pertemuan Jokowi dengan Raja Salman dan masuknya Jokowi ke dalam Ka’bah saat menunaikan ibadah umrah.

Menurut Fadli Zon, Prabowo Subianto sudah masuk ke dalam Ka’bah pada tahun 1991. “Kalau pak Prabowo masuk ke Ka’bah tahun 1991. Prabowo naik haji tahun 91 dan sudah masuk ka’bah,” kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (15/4/2019).

Selain itu, menurut Wakil Ketua DPR itu, Prabowo Subianto hanya menunaikan ibadah haji lalu diberi kesempatan untuk masuk ke dalam Ka’bah.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS