Provokatif, MCA Tuding Pemerintah Panik Bentuk BSSN


JAKARTA – Aksi Muslim Cyber Army (MCA) di dunia maya semakin menjadi-jadi. Pasukan ‘hantu’ ini sering mengeluarkan pernyataan provokatif terhadap pemerintah dan partai politik pendukung pemerintah, di antaranya PDIP.

Baru-baru ini, MCA menyatakan rezim Presiden Joko Widodo tengah panik dalam menghadapi laskar siber muslim (MCA). Salah satu bentuk kepanikan itu, menurut MCA adalah pemerintah membentuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

MCA menuding, pemerintah merekrut pegiat media sosial anti Islam sebagai agen BSSN. MCA juga menyebut upaya pemerintah yang mengoperasikan mesin penyaring akun untuk mendeteksi semua akun MCA.

Tidak hanya itu, MCA menulis, pemerintah menutup semua akun MCA dan mengejar pemiliknya untuk dikriminalisasi. Pemerintah juga disebut membangun aplikasi MCA palsu untuk menyerap data dan menjebak para aktivis atau simpatisan MCA.

Tudingan provokatif lainnya adalah, memalsukan akun MCA dan diisi dengan konten serang Islam. Terakhir, MCA mengatakan, akun penyerang Islam sengaja diperbanyak dan dibiarkan.

Tentu saja tudingan dari MCA ini fitnah. Pemerintah membentuk BSSN yang dipimpin Djoko Setiadi dengan tujuan melindungi ranah dunia maya Indonesia dari ancaman serangan siber. Sementara Kominfo mendatangkan mesin pelacak hoax atau konten-konten negatif atau disebut AIS untuk mengidentifikasi konten negatif.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS