Presiden Memuji Keberanian Ratna Sarumpaet Yang Berkata Jujur


Jakarta – Keberanian yang diperlihatkan Ratna Sarumpaet karena mengakui kebohongan terkait penganiayaan terhadap dirinya, mendapat acungan jempol dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi memuji kejujuran Ratna Sarumpaet yang mengaku berbohong, tapi mengkritik yang menyebut Ratna dianiaya. Jokowi menyesalkan bahwa sempat ada tudingan bahwa pemerintah yang menganiaya Ratna.

“Katanya dianiaya. Mukanya babak belur. Lalu konpers menuduh-nuduh kita sampai konferensi pers segala. Untungnya, yang namanya Mbak Ratna Sarumpaet itu jujur,” ujar Jokowi saat mendapat dukungan dari Koalisi Alumni Diponegoro di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2).

“Saya kenal Mbak Ratna ini lama. Beliau ini berani dan jujur sehingga pas terakhir ramai ya beliau sampaikan apa adanya,” jelas Jokowi sambil mengacungi jempol.

Jokowi mengatakan justru yang menyebar isu itu yang tidak benar. Jokowi sampai heran karenanya.

“Saya acungi jempol ke Mbak Ratna. Tapi yang nggak benar itu yang ngabarin digebukkin, itu nggak benar. Maunya apa? Maunya nuduh kita kriminalisasi, tapi masyarakat kita sudah cerdas dan pintar-pintar,” kata Jokowi.

Seperti yang diketahui, kasus ini bermula saat wajah lebam Ratna tersebar di media sosial. Kepada keluarga dan sejumlah tokoh, termasuk Prabowo, Sandiaga Uno, Fadli Zon, hingga Amien Rais, Ratna mengaku dianiaya oleh orang tak dikenal saat berada di Bandara Husein Sastranegara Bandung, 21 September lalu.

Kubu Prabowo – Sandi lantas membela Ratna dan menuding pemerintahan Jokowi berada di belakang kasus ini. Namun pihak kepolisian tak menemukan fakta Ratna mengalami penganiayaan. Ratna sendiri telah mengakui kebohongannya dan menjelaskan bahwa dirinya tidak dianiaya namun menjalani operasi plastik di salah satu klinik kecantikan.

Patut dipertanyakan maksud dan tujuan dari pihak-pihak yang menyebarkan isu bahwa Ratna Sarumpet dianiaya. Agar Pemerintah dituduh melakukan kriminalisasi kepada Ratna Sarumpaet, pihak tertentu tega membuat dan menyebarkan isu hoaks yang menciderai rasa kepercayaan masyarakat.

Saat ini, Kubu Prabowo-Sandiaga bahkan tidak memiliki niat untuk mengunjungi Ratna di tahanan, justru memojokkan dan melupakan perjuangannya serta semua hal baik yang telah dilakukan Ratna untuk mereka. Ratna adalah korban sandiwara kubu Prabowo-Sandiaga yang ditinggalkan setelah dianggap tidak berguna. (DW/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS