Politikus Nasdem: BPN Tak Paham Mana Pemimpin Yang Tegas dan Yang Temperamental


Jakarta – Politikus Partai NasDem, Irma Chaniago menanggapi pernyataan Amien Rais yang mengatakan seorang pemimpin harus bisa marah. Pernyataan Amien tersebut merujuk kepada tindakan Capres 02 Prabowo Subianto yang kerap emosional dalam setiap kampanyenya.

Menurut Irma, kemarahan seorang pemimpin, dengan mengedepankan faktor emosional dan temperamental merupakan contoh pemimpin yang tidak stabil dalam mengambil keputusan, bahkan cenderung otoriter.

“Kemarahan pemimpin cenderung membuat pengambilan keputusan yang melewati batas dan cenderung otoriter. Terbuka kemungkinan menjadi pemimpin yang antikritik,” kata Irma dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (11/4).

Ia memandang bahwa pihak BPN tidak dapat memahami mana pemimpin tegas dan pemimpin yang temperamental. Dalam leadership program di negara manapun, tempramental dan emosi harus bisa dikontrol bukan untuk diluap-luapkan apalagi di depan umum.

“Kami melihat pihak BPN tidak dapat memahami mana pemimpin tegas dan pemimpin yang tempramental. Adalah sebuah kecelakaan berpikiran ketika tegas dan marah dianggap menjadi satu sikap yang sama, karena dua hal tersebut berbeda jauh,” ujar anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini.

Kemarahan pemimpin dapat mengakibatkan instabilitas organisasi yang dipimpinnya sekaligus dapat membuka kemungkinan pengambilan keputusan yang terburu-buru karena emosi sesaat yang berpotensi sangat merugikan bagi organisasi tersebut. (DW/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS