Pindahkan Markas ke Jateng, Prabowo Sulit Dongkrak Suara Apalagi dengan Kejadian Wajah Boyolali


JAKARTA – DPD PDIP Jateng tak merasa gentar dengan rencana Prabowo-Sandi memindahkan markas pemenangannya di wilayah tersebut. Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menegaskan, pihaknya telah lebih dulu menyiapkan strategi untuk mempertahankan elektabilitas Jokowi di Jateng.

“Apakah Pak Jokowi bisa mencapai 80 persen kalau Bambang Pacul belum punya ilmunya? Kalau yang punya ilmunya, Pak Presiden itu. Kalau Bambang Pacul ilmunya baru sampai 70 persen,” kata Bambang di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/12).

Bambang yang juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf bersama timnya juga telah merumuskan strategi agar Jokowi bisa memperoleh paling tidak 70 persen suara di kandang banteng itu. Meski optmistis, Bambang menegaskan pihaknya tidak boleh lengah dan harus tetap waspada membaca manuver lawan.

“Jadi, para petarung lapangan ya, setiap gerakan lawan pasti dibaca. Gerakan sana pasti kita baca, gerakan sini dia juga pasti baca. Nah, ini kan adu strategi,” imbuhnya.

Ia merinci, pertarungan politik di Provinsi Jawa Tengah sebenarnya berpusat di tiga titik; through the land, above the land, dan below the land. Menurutnya, ketiga titik itulah yang harus diperjuangkan dan dipertahankan jika ingin menang di Jateng.

“Pertempuran umum di situ garis kebijakan umum. Bambang Pacul tahu, semua para petinggi partai tahu. Pertempuran itu rumusnya tiga itu. Tinggal breakdown lapangannya kayak apa,” pungkasnya.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS