Pihak Polisi Diminta Tangkap Penyebar Hoax Penghitungan Suara Pilpres


Jakarta – Pihak kepolisian diharapkan agar segera mengusut tuntas dan menangka penyebar hoaks penghitungan pilpres di luar negeri, karena proses penghitungan hasil pemilu dilakukan usai seluruh daerah di Indonesia selesai melakukan pencoblosan di tanggal 17 April 2019. Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Arief Budiman.

“Saya berharap bisa nggak ya ini langsung ditindaklanjuti oleh polisi gitu loh. Ini kan jelas ya. Saya ingin katakan kalau hasil sebagaimana beredar ada hasil pemilu di luar negeri itu tidak benar. Karena penghitungannya baru akan dimulai tanggal 17 (April). Berarti ini hoax,” kata Arief di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Arief menjelaskan bahwa proses penghitungan hasil pemilu dilakukan usai seluruh daerah di Indonesia selesai melakukan pencoblosan di tanggal 17 April. Karena itu, Arief berharap agar polisi mengusut pelaku hoax tersebut tanpa didahului laporan, karena KPU sedang melakukan persiapan menjelang pemilu.

“Bisa nggak ya ini langsung ditangani atau ditangkap atau nggak harus pakai laporan. Karena kalau harus pakai laporan, terus terang saja prosesnya kan panjang. Kami sebetulnya energinya itu tidak banyak karena sudah tercurahkan tenaganya dengan persiapan persiapan pelaksanaan pemilu ini,” kata Arief.

Sementara itu, kader PKS yang kerap mengklaim dirinya sebagai partai Islam namun kelakuannya jauh dari nilai-nilai Islam.

Simpatisan PKS di Gunung Sitoli, Nias telah menyebarkan berita hoaks bahwa Prabowo-Sandiaga Uno menang di luar negeri, padahal pemungutan suaranya belum semua terjadi dan baru akan diketahui hasilnya setelah tanggal 17 Aptil 2019 menurut SK KPU No 644/2019.

Kubu Paslon 02 Prabowo-Sandi, sangat berambisi untuk menang melalui berbagai cara dan upaya, meskipun harus merugikan pihak lain. Selain itu, mereka juga sedang membangun framing untuk mendelegitimasi KPU dan petahana bahwa terjadi kecurangan sebagai bentuk ketidaksiapan kalah dalam pemilu.

(AG/MCF)

 

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS