Picik, Pigai Deskritkan Presiden Jokowi Cuma karena Demo Papua di Selandia Baru


JAKARTA – Mantan Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai selalu berusaha memfitnah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Parahnya, Pigai selalu memfitnah tanpa kejelasan, tujuannya hanya ingin menjelekkan Presiden Jokowi.

Baru-baru ini, Pigai memelintir aksi beberapa pemuda berkulit putih yang membentangkan bendera Papua Merdeka dan bendera Papua Nugini saat menantikan kedatangan Jokowi ke Selandia Baru. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan Free West Papua di dekat kelompok WNI yang sedang menyanyikan lagu Halo-halo Bandung.

Pigai menyebut kedatangan Jokowi ke Selandia Baru, sebagai upaya mengeliminasi gerakan Papua Merdeka yang cukup kencang bergema di kawasan Pasifik dan Selandia Baru.

“Presiden Jokowi ke Selandia Baru untuk mengeliminir gerakan kemerdekaan yang begitu kencang di Pasifik dan Selandia Baru. Namun justru disana, di depan Presiden RI, rakyat Selandia Baru menunjukkan simpati atas nama kemanusiaan,” kata Pigai sembari membagikan cuplikan video aksi demo tersebut.

Pernyataan Pigai sangat provokatif. Ia mendeskritkan Presiden Jokowi. Seharusnya demonstrasi menjadi tanggung jawab pemerintahan Selandia Baru, karena demo tidak dilakukan oleh warga negara Indonesia.

Demonstran juga tidak memahami permasalahan di Papua, hanya membaca dari propaganda berbagai media yang menginginkan Papua terpisah dari NKRI. Padahal, pemerintah Jokowi telah berupaya menghilangkan kecemburuan di Papua dengan wilayah barat, salah satunya dengan pembangunan infrastruktur di Papua dan penerapan harga bahan bakar minyak (BBM) satu harga.

Dengan menyebarkan video ini, Pigai sangat tidak bijak. Ia memanfaatkan aksi para demonstran yang tidak memiliki pemahaman komprehensif mengenai upaya Indonesia menjaga dan mempertahankan tanah Papua hanya demi menjatuhkan Presiden Jokowi.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS