Petani Klaten Nilai Prabowo Lakukan Kebohongan Publik Terkait Impor Beras


Jakarta – Sebanyak 3.000 petani Klaten melakukan aksi long march dengan tema “Gerakan Petani Klaten Bermartabat” dalam rangka menyikapi pidato kebangsaan Prabowo Subianto yang menyatakan petani Klaten resah akibat serbuan beras impor.

Aksi tersebut digelar di Taman Lampion Klaten hingga ke Plaza Matahari Klaten  pada Minggu (20/1) pagi.

Para petani menjelaskan bahwa Klaten tidak kekurangan beras bahkan mengalami kelimpahan serta menyerukan kepada Prabowo untuk tidak merendahkan petani Klaten yang sudah berjerih payah untuk mewujudkan swasembada pangan di Kab. Klaten bahkan di wilayah lain.

Bahkan, untuk menepis pernyataan Prabowo, para petani Klaten akan membagikan beras untuk masyarakat Klaten sebagai bukti bahwa beras asli dari Klaten melimpah.

Para petani menegaskan bahwa pernyataan Prabowo tidak benar dan tidak sesuai fakta serta data serta meminta Prabowo agar meminta maaf karena merasa jerih payahnya diremehkan sebab tidak ada petani Klaten yang menangis dan tidak ada beras impor beredar di Klaten.

Petani Klaten menilai pernyataan Prabowo adalah sebuah kebohongan publik yang memperbodoh rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Petani Klaten dengan tegas menyatakan sikap mendukung sepenuhnya Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Sebelumnya, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani telah membantah pernyataan Prabowo Subianto, terkait Kabupaten Bersinar banjir beras impor. Guna memastikan Klaten bersih dari dari beras impor, Sri Mulyani mengecek langsung salah satu penggilingan beras di Delanggu dan menegaskan bahwa tidak ada serbuan beras impor di Kabupaten Klaten. Apalagi, Klaten dikenal sebagai lumbung pangan di Jateng.

Sri Mulyani mengatakan para petani di Klaten juga masih menikmati hasil panen dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan catatan yang dimilikinya, luas sawah di Kalten tahun 2018 mencapai 30.514 hektare dan luas panen mencapai 74.372 hektare dengan produktivitas 5,8 ton per hektare. Di Klaten terjadi surplus beras 131.188 ton. Harga beras premium di pasaran rata-rata senilai Rp10.300 per kilogram. Sedangkan, beras medium senilai Rp9.600 per kilogram.

Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaannya di JCC Plenary Hall Jakarta, Senin (14/1/2019) menyebutkan bahwa petani Klaten bersedih karena beberapa bulan lalu banjir beras dari luar negeri. (demcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS