Pemerintah Punya Banyak Akal Untuk Pendanaan Infrastruktur 2018


Ilustrasi Joko Widodo | Foto: Istimewa

Jakarta – Pembangunan infrastruktur memiliki peluang untuk mendapatkan dana yang sangat besar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pembiayaan proyek infrastruktur 2018 sepenuhnya tidak bergantung kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah memiliki banyak akal untuk merealisasikan proyek strategis nasional hingga 2019.

“Seperti yang sudah dilakukan komodo bond di London. Yang dijual juga rupiah, bukan dolar. Saya kira ini yang sangat baik,” tutur dia.

Selain itu, pemerintah juga akan menelurkan aturan terkait Limited Concession Scheme (LCS) sebagai sistem pendanaan yang bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Di dalam skema ini, nantinya investor swasta harus membayar uang dalam jumlah besar (upfront cash) di awal kerja sama sebagai “pendapatan diterima di muka” bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Mungkin nanti dengan cara lain, Limited Concession Scheme misalnya, ini juga baru akan kita kerjakan,” sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi menambahkan sejumlah momentum positif yang tengah didapatkan Indonesia saat ini juga memicu kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya dalam proyek infrastruktur.

Momentum tersebut antara lain kenaikan peringkat investasi menjadi layak investasi (investment grade) dari Fitch Rating dan Standard & Poor’s (S&P). Kemudian peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EoDB) Indonesia naik dari 91 ke 72.

Indonesia juga mendapatkan peringkat pertama dalam hal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah atau Trust and Confidence in National Government yang dikeluarkan Gallup World Poll. Selanjutnya lembaga pemeringkat surat utang Fitch Rating menaikkan utang Indonesia dari BBB- ke BBB. Ini berarti peringkat risiko utang jangka panjang valas dan rupiah dengan outlook stabil.

“Kemudian lembaga-lembaga rating sudah memberikan penilaian seperti itu. Ease of doing bussiness kita juga melompat naik. Karena apa, kepercayaan yang diberikan dunia internasional kepada kita baik,” tutup dia.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS