Pecah NKRI, Separatis Papua Gelar Aksi Kemerdekaan 1 Juli di Patung Kuda


JAKARTA – Gerakan separatis Papua tidak pernah berhenti ingin memecah negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berbagai upaya pengkhianatan untuk lepas dari NKRI dengan cara memfitnah pemerintah terus dilakukan.

Kelompok separatis ini akan menggelar aksi pada 1 Juli 2018 di Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Mereka adalah Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP).

Aksi diklaim untuk memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan West Papua 1 Juli 1971. Juru Bicara FRI-AMP, Surya Anta mengatakan, Proklamasi 1 Juli 1971 merupakan bagian tak terpisahkan dan konsekuensi dari proses Dekolonisasi.

Aksi FRI-WP dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) ini tidak sesuai dengan semangat NKRI. Kelompok tersebut selama ini hidup di Indonesia tapi memperjuangkan separatisme yang tidak mewakili suara masyarakat Papua Barat.

Seperti diketahui, Papua secara utuh merupakan bagian dari integrasi NKRI. Berbagai peristiwa politik internasional terkait integrasi Papua yang terjadi sejak tahun 1949 (Konverensi Meja Bundar), New York Agreement 1962, PEPERA 1969 hingga Sidang Umum PBB 19 November 1969 yang menghasilkan Resolusi No. 2504 telah menunjukkan bahwa Papua merupakan bagian dari wilayah NKRI yang tidak terpisahkan.

Untuk itu, Indonesia akan selalu melindungi seluruh wilayahnya, termasuk tanah Papua. Gerakan separatis yang dilakukan oleh OPM atau pihak lainnya tidak akan berhasil karena Papua telah diakui dalam hukum internasional sebagai bagian dari kesatuan Indonesia. Keberadaan kelompok separatis hanya menimbulkan gangguan keamanan yang mengganggu stabilitas hidup masyarakat setempat.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS