Nyuruh Jokowi Tes DNA PKI, Fadli Zon Mulai Tak Logis


Jakarta – Cuitan Fadli Zon di akun twitternya bahwa Jokowi harus buktikan bukan PKI dengan Tes DNA mengundang banyak tanggapan dari para netizen, dari yang menganggapnya sebagai kebodohan, otak udang hingga IQ jongkok.

Fadli Zon ternyata tak mampu membedakan realitas dan logika hanya demi mengejar sentimen negatif serta tuduhan kepada Jokowi sebagai PKI. Karena, secara medis, tes DNA tak bisa membuktikan seseorang terpapar pada ideologi tertentu.

Hingga kini belum pernah ditemukan gen yang bertanggungjawab atas ideologi seseorang. Ideologi tidak dapat diturunkan, namun ideologi dapat ditransfer melalui doktrin, ajaran, pendidikan dan lingkungan melalui media buku, film atau bahkan obrolan. Banyak tokoh dan aktifis PKI di Indonesia tidak serta merta menjadikan keturunannya adalah PKI dan berpaham komunis juga.

Untuk diketahui, DNA adalah singkatan dari Deoxyribo Nucleic Acid yang menyimpan informasi genetika seseorang.Pada DNA ini informasi mengenai jenis rambut, warna kulit dan sifat-sifat khusus dari manusia tersimpan dimana setiap orang memiliki setengah pasang kromosom dari ayah dan setengah pasang kromosom ibu, jadi setiap individu membawa sifat yang diturunkan baik dari ibu maupun ayah.

Di Indonesia tempat test DNA sudah sering dilakukan di Lembaga Molekular Eijkmen dan Lab DNA Pusdokkes Polri.

Namun, test DNA tidak bisa mendeteksi ideologi seseorang, sangat tidak masuk akal. Ideologi tidak dapat diturunkan, ideologi harus ditransfer melalui doktrin, ajaran, pendidikan dan lingkungan melalui media buku, film atau bahkan obrolan.

Terlepas dari tuduhan kepada Presiden Jokowi. Saya melihat bahwa banyak tokoh dan aktifis PKI di Indonesia tidak serta merta menjadikan keturunannya adalah PKI dan berpaham komunis juga.

Sebagai wakil rakyat, dirinya seharusnya berbicara pada kapasitas yang sesuai dengan kompetensi dan bidangnya. Masalah DNA sangat jauh dari ranah dan latar belakang Fadli Zon. Sehingga diharapkan kepada masyarakat agar bersikap cerdas dengan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tak berdasar, apalagi dari orang yang suka menuduh secara bar-bar. [dwmcf]

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS