New Normal Memperkuat Proses Ekspor Pertanian


JAKARTA, TERJITU – Sikap pro dan kontra yang timbul di tengah masyarakat, tidak menyurutkan rencana pemerintah untuk tetap memilih menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal, walaupun masih dalam kondisi berjuang melawan pandemi virus Corona (COVID-19). Keputusan tersebut diambil dengan tujuan untuk segera memulihkan kondisi ekonomi Indonesia dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Disisi lain, new normal (kenormalan baru) sangat erat hubungannya dengan pemulihan aktivitas masyarakat yang berubah di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) sebagai suatu harapan dan bukan sebaliknya menjadi sesuatu yang rumit. Harapan tersebut saat ini sudah teralisir di sektor pertanaian. Bila mengacu kepada data BPS pada bulan April 2020, hanya sektor pertanian saja yang mengalami kenaikan ekspor sebesar 0,28 miliar dollar AS atau tumbuh 12,66 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Hal ini tentunya menjadi sinyal positif dan memperlihatkan bahwa pertumbuhan sektor pertanian memiliki peran yang cukup besar terhadap kinerja ekspor nasional.

Catatan yang lainnya menyebutkan bahwa nilai ekspor pertanian Indonesia terus meningkat, meski di tengah pandemi Covid-19. Kenaikan ekspor itu didapat dari empat subsektor unggulan, yakni perkebunan, tanaman pangan, holtikultura, dan peternakan. Nominal kenaikan bahkan mencapai lebih dari Rp 12 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 7,47 persen sejak tahun 2019 sampai Maret 2020. Bersasarkan catatan Kementerian Pertanian ( Kementan), peningkatan komoditas holtikultura sebesar 30 persen, perkebunan 26 persen, peternakan 16 persen, dan tanaman pangan 14 persen. Peningkatan ini terjadi karena faktor barang yang diekspor tidak lagi dalam berbentuk barang mentah. Saat ini saja, ada sekitar 166 komoditas pertanian yang diekspor ke 43 negara di Asia dan Eropa. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa, sektor pertanian adalah solusi pasti untuk mencegah krisis darurat corona. Selain itu, peran dari pelaku usaha pertanian tetap berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, merupakan bagian dari upaya menguatkan komoditas pertanian itu sendiri.

You may also like

DON'T MISS