Menyusup Di Antara Delegasi Vanuatu, Benny Wenda Tetap Tak Diijinkan Masuk Ruang Sidang Umum PBB


JAKARTA –  Benny Wenda yang diduga menjadi dalang kerusuhan di Papua ditolak masuk ke Ruang Sidang Umum PBB.

Delegasi RI asal Papua, Nick Messet mengungkapkan bahwa Benny Wenda yang berupaya masuk ke ruang sidang majelis umum PBB melalui delegasi Vanuatu seperti sebelum-sebelumnya, tidak dijinkan masuk karena PBB memiliki peraturan baru yaitu hanya warga negara resmi dari negara peserta yang bisa masuk dan hadir dalam Sidang Umum PBB.

Benny Wenda awalnya berupaya masuk ke ruang sidang, ketika sidang Majelis Umum PBB yang diikuti perwakilan ratusan negara seluruh dunia sedang berlangsung.

“Benny Wenda cs mau masuk ruang sidang PBB dengan ikut delegasi Vanuatu tapi tidak diijinkan, karena peraturan PBB kali ini cukup keras,” ungkap Messet.

“Saya sendiri juga tidak diperbolehkan masuk ikut delegasi Nauru, meskipun saya Konsulat kehormatan mereka di Indonesia. Saya bisa masuk melalui delegasi Indonesia kalau diperlukan,” ujar Messet.

Karena itu, saat ini dirinya sedang bersiap masuk ruang sidang umum PBB melalui delegasi RI.

“Tadi Pak Roy Sumirat menghubungi kami dan menyampaikan pesan dari bu Menteri Luar Negeri RI agar Pak Nick, Pak John dan Pak Manufandu dapat mendampingi Wapres RI masuk duduk resmi dalam SU PBB dan ikut mendengarkan pidato Wapres RI,” kata Messet penuh haru.

Alasannya, hal tersebut bagi dirinya merupakan sejarah, orang asli Papua mendampingi Wapres RI mengikuti sidang umum PBB.

Seperti yang diketahui, Benny Wenda adalah provokator kerusuhan Papua yang saat ini sangat bersemangat membawa isu Papua dalam sidang umum PBB. Benny Wenda sebenarnya tidak pantas lagi mengurusi Indonesia dan sebaiknya berhenti memperkeruh situasi Papua. Apalagi dirinya bukan lagi Warga Negara Indonesia. (ren/mcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS