Ma’ruf Amin: HTI Bukan Ditolak, Tetapi Tertolak


Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengatakan bahwa HTI di Indonesia bukan ditolak tetapi tertolak sehingga tidak bisa masuk karena HTI membawa sistem yang tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Kenapa HTI itu ditolak? Saya bilang bukan ditolak, tetapi tertolak. Berbeda itu. Kalau ditolak itu bisa masuk cuma ditolak. Kalau tertolak itu memang tidak bisa masuk karena dia membawa sistem yang tidak sesuai dengan kesepakatan,” ujar Ma’ruf saat menerima sejumlah tamu di Rumah Situbondo, Jakarta, Jumat (8/3).

Ma’ruf Amin dititipi pesan oleh kelompok Milenial Anti Hoaks yang datang ke rumahnya untuk menjaga persatuan Indonesia. Salah satunya dengan menjaga agar organisasi HTI tidak hidup lagi. Indonesia dibangun berdasarkan kesepakatan, yaitu dengan Pancasila. Dalam negara yang majemuk ini, kata Ma’ruf, sulit membuat kesepakatan yang bisa disetujui semua kelompok.

Ma’ruf Amin menjelaskan, Indonesia memiliki Pancasila dan UUD 1945 yang menjadi pemersatu keragaman bangsa Indonesia sementara HTI membawa konsep negara khilafah sehingga secara otomatis tertolak dari kesepakatan yang ada.

“Dia bawa khilafah. Khilafah itu menyalahi kesepakatan. Maka, otomatis tertolak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa HTI adalah organisasi yang cukup besar sehingga negara harus menempuh pendekatan konstitusional untuk menghentikan pergerakannya demi menjaga keutuhan negara. (rin/mcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS