Malam Tahun Baru, Pengurus Riayah Masjid Al Jabbar dan MWC NU Plumbon Gelar Plumbon Bersholawat


KH. Muhammad Abas Bilyakhsyi Fuad Hasim, MA. ( Pengurus Pesantren Buntet - Cirebon) - Ist.

Cirebon – Sebanyak 700 warga di Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada malam pergantian baru. Pasalnya, pada kegiatan ini penyelenggara dari Pengurus Masjid Al Jabar, mendoakan Pemerintah Pusat untuk menjalankan progam serta semogah diberikan amanah kembali di tahun berikut untuk program yang belum dituntaskan, Selasa (01/01/19).

Ketua Riayah DKM Masjid Al Jabar menyampaikan, bahwa dirinya mengucapkan terima kasih dan partisipasinya dalam kegiatan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, diselenggarakan oleh masyarakat.

“Semoga kita semua dijauhkan dari segala macam marabahaya, dan semoga pemerintahan kita dikuatkan dalam menjalankan tugas negara untuk membangun negara ini,” kata dia, kepada wartawan.

Ia mengatakan, di negeri ini banyak wilayah di beberapa daerah di Indonesia, yang terkena musibah, dan dirinya juga meminta kepada masyarakat mendoakan. “Pemerintah saat ini banyak cobaan, oleh karenanya, kami meminta kepada masyarakat untuk mendoakannya, agar musibah di negeri ini bisa terselesaikan, dan semoga kita semua diampuni dari segala macam dosa,” ujar dia.

Sementara itu, Pengurus Pesantren Buntet – Cirebon KH.Muhammad Abas Bilyakhsyi Fuad Hasim,MA, pada ceramahnya dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, agar masyarakat bisa memahami, jangan sampai acara-acara Maulid, Isra Miraj, bahkan acara-acara di Masjid dijadikan sebagai tempat politik praktis dan jangan sampai masalah agama dibawa-bawa ke arah politik, apalagi menyebar fitnah-fitnah dan hoax terhadap ulama-ulama NU maupun pemerintah.

“Jadi masyarakat juga harus paham, bahwa saat ini ulama NU maupun pemerintah, sedang di dzolimi dengan informasi atau berita-berita hoax, ” kata ketika memberikan tausyiah.

Ia mengatakan, dengan banyak informasi yang tidak jelas, mari masyarakat, untuk memerangi hal ini (Hoax, red) dan fitnah terhadap pemerintah. Karena, banyak program-program yang sudah dilakukan dan harus tuntas.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk mendoakan pemimpin bangsa, terus menjalankan program-programnya dan di jauhkan dari segala bentuk fitnah ataupun hoax, ” pungkas dia. *


Like it? Share with your friends!

0

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS