Lucu! Pendukung Prabowo Manipulasi Persepsi Menang dengan Panggil Peretas Rusia


JAKARTA – Jagad Twitter Indonesia ramai dengan topik seputar Pilpres dan Pileg 2019 yang usai digelar pada Rabu, 17 April. Dari sejumlah tagar yang digunakan warganet, #INAelectionObserverSOS meroket sebagai trending topik dunia. Hingga berita ini dibuat telah dicuitkan sebanyak 148 ribu kali.

Tagar tersebut merupakan seruan dari pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi untuk memantau jalannya proses penghitungan suara Pilpres 2019. Hal itu terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh kubu petahana dan ketidaknetralan aparat serta lembaga penyelenggara pemilu.

Bersama tagar itu, tak sedikit warganet yang memanggil ahli IT dan hacker dari Muslim Cyber Army Rusia agar ikut turun tangan menyelamatkan suara terhadap Prabowo – sebagaimana tercantum dalam tagar #CyberMuslimRussianForPrabowoSOS.

Mereka juga beramai-ramai menyerukan kalimat permintaan tolong: I need you all; we need help, we need your hands, bersama tangkapan layar yang menggambarkan lalu lintas serangan. Sebelumnya pada 20 Maret 2019, tagar ini sempat menduduki trending dengan mengusung isu bahwa polisi tidak netral dalam proses pesta demokrasi di Indonesia.

Mantan Ketua MK, Mahfud MD menanggapi ulah kubu Paslon 02 sebagai penjahat dengan ulah yang semakin menggila pasca pencoblosan. Pengerahan kelompok peretas yang konon bertujuan untuk melindungi laman resmi KPU sebaiknya tidak dilakukan, sebab instrumen hukum negara Indonesia sudah tepat dan sesuai aturan untuk melindungi laman instansi Pemerintah. Bahkan negara memiliki alat-alat canggih untuk melindungi laman KPU, baik yang dimiliki oleh polisi, TNI, Menkominfo, maupun pihak-pihak terkait lainnya, sehingga rakyat seharusnya memberikan kepercayaannya kepada lembaga-lembaga tersebut, bukan kepada para peretas yang sering kali menyesatkan dan menyulut emosi masyarakat.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS