Kritik Arief Puyono Terhadap Kemampuan Pemerintah Kelola Keuangan Tidak Berdasar


Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono lewat Kantor Berita Politik RMOL, melontarkan pernyataan yang merendahkan kemampuan pemerintah dalam mengelola keuangan dalam negeri.

Arief mempertanyakan dan mengkritisi sikap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan bahwa ekonomi bangsa ini masih dalam keadaan stabil meskipun realisasi defisit anggaran mencapai 2,62 persen.

Menurut Arief defisit anggaran sebenarnya masuk dalam chapter eleven alias ancaman bangkrut dan menyampaikan dugaan bahwa keuangan negara dibawah pemerintahan Presiden RI Joko Widodo sudah diambang kolaps.

Kritik terhadap ahli ekonomi seperti Menkeu Sri Mulyani sebaiknya dilengkapi dengan analisa yang komprehensif karena apabila hanya menyampaikan hal-hal tidak berdasar yang hanya akan menjatuhkan kualitas diri sendiri dan partainya.

Untuk diketahui, menurut Kementerian Keuangan, proyeksi defisit anggaran di akhir tahun yakni di sekitar 2,6 persen – 2,7 persen dari PDB adalah dibawah target yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang (UU) sebesar 2,92 persen.

Kemampuan pemerintah mengelola sektor ekonomi telah mendapat perhatian dan penghargaan publik internasional, namun sayangnya malah dihina oleh bangsa sendiri.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS