Hindari Ketidakpuasan, Presiden Jokowi Tidak Mau Salah Pilih Dewas KPK


JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengaku tak ingin salah dalam memilih anggota Dewan Pengawas KPK. Presiden khawatir nantinya masyarakat tak puas, hingga mem-bully para anggota Dewan Pengawas KPK.

“Jangan sampai kami keliru, kemudian masyarakat ada yang tidak puas, kemudian malah di-bully. Kasihan,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12).

Presiden menyatakan proses seleksi calon anggota Dewan Pengawas KPK belum selesai karena masih proses finalisasi. Selain itu, kata Jokowi, pihaknya juga melihat satu per satu latar belakang dan integritas nama-nama yang terjaring.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan anggota Dewan Pengawas KPK setidaknya memiliki pengalaman bidang hukum pidana hingga audit keuangan.

Selain itu, kata Jokowi, anggota dewan pengawas lembaga antikorupsi itu harus memiliki rekam jejak dan integritas yang baik.

“Ini masih proses berjalan. Kami masih anu (menyeleksi), kan masih tanggal 20 (Desember)-an kan [pimpinan KPK 2019-2023 dilantik],” ujarnya.

Keberadaan Dewan Pengawas KPK diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Sejak KPK terbentuk, baru kali ini akan ada Dewan Pengawas dalam tubuh KPK.

Anggota dewan pengawas periode pertama dipilih langsung oleh Jokowi. Dewan pengawas menggantikan posisi penasihat KPK.

Badan baru ini memiliki sejumlah tugas dan fungsi yang signifikan dalam penindakan korupsi. Misalnya, memegang kewenangan memberikan izin penyadapan, penyitaan, dan penggeledahan.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengklaim tidak memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo mengenai calon Dewas KPK. Dia mengatakan Dewas KPK pilihan Jokowi akan membuat masyarakat terkejut.

“Presiden sudah lebih tahu kriterianya, tapi nanti akan jadi kejutan bahwa dewas-nya baik-baik,” ujar Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (10/12).

Mahfud enggan membeberkan siapa sosok Dewas KPK yang dipilih oleh Jokowi. Dia hanya menyampaikan banyak orang yang masuk dalam bursa Dewas KPK hingga akhirnya dipilih oleh Jokowi. *


Like it? Share with your friends!

0

You may also like

DON'T MISS