Gabener Anies Mau Didongkrak Jadi Presiden? Hadeh….Kelompok Atas Nama Umat Islam Ini Gak Waras


JAKARTA – Gerakan yang mengatasnamakan umat muslim yaitu Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Front Pembela Islam (FPI), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar aksi yang sangat bodoh. Mereka akan melakukan deklrasi mengusung ANIES BASWEDAN FOR PRESIDEN pada Selasa, 24 Juli 2018.

Berdasarkan informasi, gerakan ini sesumbar akan dilakukan di 10 wilayah Indonesia lainnya. Dalam aksi tersebut, kelompok ini akan mengkondisikan Ustaz Abdul Somad membuat pernyataan untuk mendukung ANIES FOR PRESIDEN.

Rekayasa lain yang disiapkan kelompok ini adalah, Ustaz Abdul Somad akan diminta untuk mendatangi Prabowo. Abdul Somad dikondisikan untuk membujuk dan menyadarkan Prabowo agar mundur dari Plpres 2019 dan memilih mendukung Anies.

Gerakan ini sedang melobi sejumlah partai politik yang tergabung dalam koalisi umat untuk bergabung dalam aksi tersebut. Diantara parpol yang akan didekati adalah Partai Berkarya.

Aksi terselubung lainnya, Ketua PA 212, Slamet Ma’arif akan melakukan rapat dewan Penasihat PA 212 pada Senin, 23 Juli 2018, pukul 16.00 WIB di Hotel Sultan Jakarta. Rapat akan dipimpin oleh Amien Rais. Agenda rapat tersebut untuk menentukan draft resmi dari Dewan Penasehat 212 sebagai pembahasan dalam Ijtima Ulama.

Tentu saja gerakan ini ngawur. Mendukung Anies Baswedan sebagai Presiden merupakan sebuah keputusan konyol mengingat Anies Baswedan seharusnya menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sampai saat ini kinerja Anies Baswedan belum terlihat dan Jakarta justru semakin menunjukkan kemunduran.

Berdasarkan fakta di lapangan, Anies tidak mampu menjalankan tugasnya secara optimal sebagai Gubernur DKI Jakarta, apalagi sebagai Presiden RI dengan permasalahan yang lebih kompleks dan beragam.

Jika kemudian GNPF Ulama, FPI dan PA 212 sebagai gerakan yang mengatasnamakan umat Islam ingin mendukung Anies sebagai Capres pada Pemilu 2019 mendatang, seharusnya tokoh yang dipilih adalah yang benar-benar memiliki kapabilitas, bukan hanya tokoh yang mampu menjaring suara massa demi kepentingan politik semata.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS