Fadli Zon Mencuit Kalimat Negatif Saat Negara Duka dalam Kasus Terorisme


JAKARTA – Indonesia masih berduka atas rangkaian ulah teroris di Surabaya, Sidoarjo, dan Riau. Namun di antara luka tersebut, seorang Fadli Zon sebagai Wakil Ketua DPR justru memanfaatkannya untuk kepentingan politis.

Meski mengungkapkan rasa belasungkawa terkait aksi teroris, Fadli mencuit sejumlah pernyataan yang kontroversial dan menuding pemerintah dengan kalimat negatif.

Berikut cuitan Fadli Zon dalam akun twitternya di antara duka bangsa Indonesia:

“Harus segera diusut siapa2 sj di belakang aksi teror tsb, pelaku n dalangnya. Jgn smp tak jelas spt kasus Novel Baswedan.”

“Tindakan teror di Surabaya tdk cerminkan ajaran Islam yg mhormati setiap agama dg penuh toleransi n kedamaian. Tdk ada paksaan dlm agama.”

“Harus jg waspada thd upaya adu domba n saling curiga di masyarakat. Cari segera pelaku di belakangnya. Kita ini bersaudara dlm NKRI.”

“Dlm peristiwa spt ini sering Islam dituduh. Jgn smpp ada “konspirasi” sudutkan umat Islam di Indonesia. Teror ini kontra ajaran Islam.”

Cuitan Fadli menegaskan jika ia tidka memiliki kepekaan dan simpati terhadap kondisi keamanan bangsa karena menggunakan insiden bom di Surabaya sebagai komoditas politik untuk menjatuhkan pemerintahan saat ini.

Hal itu semakin menunjukkan bila Fadli Zon bukan wakil rakyat, karena hanya mementingkan urusan partai, tidak berpihak pada rakyat dan tidak mampu menjadi oposisi yang mumpuni bagi pemerintah karena hanya bisa menebarkan kebencian dan memecah belah bangsa.

Fadli selalu mempersalahkan kepemimpinan dan selalu sok tahu dalam menganalisa kondisi yang ada, padahal ia merupakan pejabat negara. Hal ini sangat memalukan. Terorisme tidak peduli siapa pemimpin negara. Yang mereka pedulikan adalah menyerang dan menebarkan ketakutan. Di negara yang kepemimpinan kuat, kaya, dan tidak terjadi ketimpangan seperti Prancis dan Inggris juga terjadi serangan teror.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS