Elektabilitas Jokowi Meroket karena Perhatian Terhadap Rakyat


JAKARTA – Calon Presiden incumbent Joko Widodo hingga saat ini masih menempati urutan tertinggi sebagai calon presiden pilihan rakyat di Pilpres 2019. Hal itu diketahui dari sejumlah survei yang dilakukan lembaga survei, salah satunya survei Roda Tiga Konsultan (RTK).

Dalam survei ini, Jokowi mengantongi 38,2 persen suara di atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai lawan terkuat yang ada di angka 20,5 persen. Meski masih di bawah 60 persen, elektabilitas Jokowi mencapai 48,2 persen disusul Prabowo 22 persen.

Direktur Riset dan Data TRK Rikola Fedri mengatakan dari survei dapat tiga alasan responden memilih Jokowi. “Pertama perhatian pada rakyat, kedua sudah ada bukti nyata dan ketiga berkepribadian bagus,” kata Rikola di Jakarta Selatan, Kamis (10/5).

Rikola menjelaskan, untuk perhatian atau keberpihakan pada rakyat memiliki porsi penilaian 20,2 persen, kerja nyata 18,1 persen dan berkepribadian baik 10,8 persen. Sedangkan Prabowo, alasan responden memilih karena tegas dengan porsi penilaian 37,6 persen, menginginkan pemimpin baru 8,8 persen.

Survei dilakukan dengan responden berdasarkan jenis pekerjaan, karakteristik yang berprofesi sebagai petani, peternak atau nelayan yang merupakan wong cilik dengan presentase 40,3 persen. Karakter responden yang sama juga diberlakukan pada Prabowo yang merupakan golongan menengah ke bawah dengan presentase 28,2 persen. Survei dilakukan pada April 2018 di 161 desa atau kelurahan di 34 provinsi di Indonesia dengan sample responden secara acak.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS