Dukung Kang Hasan, Ketua MUI Sukabumi: Jabar Perlu Pemimpin yang Tegas


JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Sukabumi Dedi Ismatulloh menilai calon gubernur Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin atau Kang Hasan merupakan figur yang layak memimpin Jawa Barat untuk lima tahun kedepan. Dedi mendoakan Kang Hasan menjadi pemimpin Jawa Barat.

“Kami doakan semoga pak jenderal memimpin Jawa Barat. Beliau sangat dekat dengan kebudayaan Jawa Barat, paham bagaimana psikologis rakyat Jawa Barat. Kepemimpinan Jawa Barat perlu kepemimpinan yang tegas, saya tidak menafikan sipil ya, tapi beliau punya darah perjuangan dari dulu,” kata Dedi saat pertemuan dengan Hasanuddin, belum lama ini.

Dedi menilai, dengan pengalamannya, Hasanuddin dianggap mampu sebagai penerus gubernur saat ini, Ahmad Heryawan, yang sukses melakukan pembangunan di berbagai bidang.

“Jawa Barat sekarang ini perlu pengganti Pak Aher, melanjutkan pembangunan yang lebih bagus visinya, yaitu harus seorang mantan jenderal, pengalaman beliau luar biasa, semoga beliau memimpin Jawa Barat,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Dedi mengungkapkan, akan berkomunikasi dengan ormas Islam dan pesantren-pesantren di Kota Sukabumi untuk mensosialisasikan pasangan nomor urut dua, Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan. Namun, Dedi enggan menjanjikan jumlah suara yang disiapkan untuk pemilihan pada 27 Juni 2018.

“Ya Insya Allah, saya secara pribadi dan mengatasnamakan Pesantren Gunung Puyuh mendoakan pak jenderal harus memimpin Jawa Barat. Jumlah suaranya? Ya sekuatnya dengan izin Allah,” tukasnya.

Dedi berharap, pasangan duo jendral ini memprioritaskan kesejahteraan masyarakat Jabar, khususnya Kota Sukabumi. Salah satu program yang diharapkan terealisasi yaitu program Rp 1 triliun per satu tahun untuk pesantren-pesantren.

“Kalau kesejahteraan sudah tercapai, pendidikan, akan selesai persoalan di Jawa Barat. (Program Rp 1 triliun untuk pesantren) bagus, saya sangat setuju, perjuangan kepada agamanya luar biasa. Sukabumi kan mau ada kereta, ikhtiar pemerintah saya lihat sangat maksimal. Kalau itu terjadi, akan ada komunikasi bisnis luar biasa, akan ada jalan tol, ini sangat luar biasa,” serunya.

Mendapat dukungan dari tokoh agama, Hasanuddin mengaku semakin optimistis. Soal target kemenangan, dirinya akan terus menguatkan mesin pemenangan partai dan relawan di Kota Sukabumi.

“Saya hanya berikhtiar, dan biarkanlah kita serahkanlah kepada Allah yang memutuskan. Jadi saya hanya berikhtiar. Insya Allah sukses,” tegas mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut.

Hasanuddin yang juga Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jabar menjelaskan, dukungan bermunculan dari tokoh dan lembaga agama merupakan hasil dari silaturahmi yang dijalin dengan menawarkan program-program yang pro untuk meningkatkan kualitas lembaga keagamaan.

“Kita selaras, sudah keliling ke pesantren-pesantren. Masalah infrastruktur, saya tidak mau lagi ada tempat untuk berwudhu itu hijau seperti kolam. Saya tidak mau lagi ada guru ngaji yang dibayar pake jagung, beras dan sebagainya. Kami memprogramkan ini (dalam) konteks meningkatkan kualitas ahlak dalam rangka memberantas narkoba dan sebagainya berangkat dari situ, pendidikan yang Islami. Kami menyediakan satu triliun rupiah untuk satu tahun dan itu cukup banyak (untuk dibagikan ke pesantren) di 27 kabupaten/kota,” kata dia.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS