Ditolak Pimpinan STFK Ladalero, Kunjungan Sandiaga Dinilai Politis


TERJITU.COM – Menolak segala bentuk politisasi kampus, pimpinan Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) St Paulus Ledalero, dengan tegas menyatakan alasan penolakan kunjungan calon wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ke kampusnya di Kabupaten Sikka, Pulau Flores Nusa Tenggara Timur  (NTT).

“Pimpinan STFK berkeberatan menerima kunjungan tersebut karena sekarang masa kampanye dan Pak Sandiaga Uno adalah salah satu calon yang berkontestasi,” kata Ketua STFK Ledalero, Pater Dr Otto Gusti Madung SVD kepada POS-KUPANG.COM (Tribun Jambi Network), Kamis (21/2/2019) di Maumere.

Penolakan tersebut berdasar pada instruksi dari Menteri Ristek Dikti bahwa lingkungan kampus bebas dari kampanye. Kedatangan Sandiaga dinilai bermuatan agenda politik dan mengarah pada politisasi kampus.

Kampus memang harus bebas dari politik kepentingan, kampus harus otonom dan tidak dibenarkan para politisi atau calon pemimpin memanfaatkan kampus sebagai media politik untuk melegitimasi perjuangan menjadi calon pemimpin. Seharusnya pihak Sandiaga mengetahui hal tersebut.

Sikap pimpinan STFK-Ledalero yang menolak kunjungan Sandiaga Uno ke kampus STFK-Ledalero sudah tepat dengan alasan mendasar bahwa saat ini adalah masa kampanye dan Sandiaga Uno adalah salah satu calon yang berkontestasi. Di samping itu adalah upaya untuk mengindahkan instruksi dari Menristek Dikti agar kampus bebas dari kampanye. (rini/mcf)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS