Dengan Soft Approach, 90 Persen Napi di Rutan Brimob Menyerahkan Diri


JAKARTA – Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin menegaskan pihaknya menggunakan pendekatan halus atau soft approace dalam menanggulangi kasus di Rutan Salemba cabang Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Menurutnya, Polri tidak menggunakan negosiasi saat mengakhiri aksi napi teroris.

“Saya tekankan tidak ada negosiasi yang dilakukan, ini merupakan penanggulangan dilakukan soft approace. Kalau sebelumnya negosiasi saya koreksi, ini penanggulangan,” kata Syafriddin dalam konfrensi pers di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5).

Ia menambahkan, upaya penanggulangan dengan pendekatan halus atau soft approace berlangsung hingga 36 jam. Dengan pendekatan tersebut, sekitar 90 persen dari 156 napi menyerahkan diri setelah 36 jam melakukan aksi penyanderaan di rutan yang berada di komplek Mako Brimob Kelapa Dua.

“Sekarang sedang sedang melakukan sterilisasi, kalau hitungan kita sampai terakhir semuanya sudah keluar, dan saya bisa pastikan 99 persen tidak ada korban dalam proses ke depan,” ujarnya.

Saat ini, kata Syafruddin, pihaknya sedang mengisolasi para napi yang menyerahkan diri.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS