Bareskrim Polri Pastikan Gambar Kebangkitan PKI Bukan di Indonesia


JAKARTA – Jika Anda menemukan video seperti yang ada di bawah artikel ini, jangan langsung percaya dengan kalimat-kalimat dibubuhkan pada rekaman video. Sebab, polisi sudah memastikan video itu telah direkayasa pihak tertentu.

Video itu berdurasi lebih dari satu menit. Dalam video terlihat rekaman sejumlah orang tak dikenal sedang melakukan kegiatan seperti sedang latihan perang. Mereka semua berpakaian serba hitam dan memegang senjata api laras panjang.

Di lokasi latihan perang itu, juga ada sejumlah bendera berwarna merah dengan gambar palu dan arit bersilang di bagian tengahnya. Diketahui gambar bendera ini merupakan lambang dari komunis.

Namun, belakangan ini, di berbagai jenis media sosial, video ini telah disulap seolah merupakan orang-orang dari Partai Komunis Indonesia alias PKI, yang sedang latihan perang.

Di beberapa bagian rekaman video ditambahi dengan tulisan berisi kalimat-kalimat provokasi yang mengesankan orang-orang dalam video itu benar-benar ada di Indonesia.

Menurut Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melalui akun Twitter resminya, CCIC Polri atau Cyber Crime, video itu merupakan rekaman anggota aktivis komunis di Filipina bernama New Peoples Army atau disingkat NPA.

“Hai twips, jika mendapatkan video tersebut di media sosial atau group chat, bahwa video itu merupakan aktivitas NPA (New Peoples Army) komunisme di Filipina tahun 2014,” kata CCIC Polri seperti dikutip VIVA, Kamis, 22 Februari 2018.

CCIC menyebutkan, video itu diambil dari akun YouTube oleh aktor penyebar hoaks, lalu video dipotong-potong dan ditambahi dengan tulisan #PKIBANGKITLAGI.


Like it? Share with your friends!

0

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS