Asal Bapak Senang Adalah Warisan Budaya Prabowo Dari Era Orde Baru


Jakarta – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) menanggapi pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto yang pada debat keempat Pilpres menyebut adanya budaya Asal Bapak Senang atau ABS di dalam tubuh TNI.

Menurut JK, pernyataan tersebut menyiratkan bahwa budaya ABS dilakukan oleh rekan-rekan dari Prabowo. Laporan ABS di dunia pertahanan dan keamanan berasal dari dunia dimana Prabowo pernah berkecimpung. JK juga menilai bahwa pernyataan tersebut juga dimaksudkan menjadi koreksi dalam tubuh pertahanan nasional.

“Pak Prabowo memperingatkan, bahwa banyak ABS. Cuma ya yang agak sayang bahwa banyak ABS itu justru mungkin teman-temannya Pak Prabowo,” kata JK usai nonton bareng debat capres keempat di rumah pribadinya di Jalan Haji Bau, Makassar, Sabtu (30/3).

Sebelumnya, Prabowo menyinggung adanya laporan dari TNI yang hanya ABS, berdasarkan pengalamannya saat menjadi tentara. Prabowo menilai Jokowi memperoleh informasi yang kurang benar mengenai pertahanan dan keamanan Indonesia. Ia mengatakan, itu karena budaya asal bapak senang atau ABS yang disebut Prabowo marak terjadi.

“Saya pengalaman pak di tentara, budaya ABS banyak Pak. Kalau ketemu panglima, aman semua, terkendali Pak radar cukup pak. Saya tidak menyalahkan Bapak, ini ABS, mohon dikaji lagi,” kata Prabowo.

Untuk diketahui, Budaya Asal Bapa Senang atau ABS terjadi di era Orde Baru serta tokoh-tokoh yang lahir pada masa tersebut. Prabowo secara tidak langsung sedang melakukan otokritik karena budaya tersebut sangat kental dengan lingkungannya dulu.

Sementara itu,terkait alutsista, Jokowi mengatakan bahwa lebih baik berinvestasi di bidang alutsista. Terkait hal tersebut, perlu dilakukan efisiensi untuk anggaran alutsist dimana salah satu alternatifnya adalah dengan memproduksi sendiri alutsista untuk dalam negeri.

Dalam debat capres ke-4, nampak pembawaan Jokowi lebih tenang dan rileks, namun Prabowo terlihat  mencurahkan sejumlah emosinya, bahkan sampai memarahi audiens yang terdengar seperti menertawakannya.

(Rene/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS