Angka IPM Di Indonesia Capai 70,81 Persen Pada Tahun 2017


JAKARTA – Seiring dengan berjalannya berbagai Program Pemerintah untuk memperbaki kualitas hidup masyarakat Indonesia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tanah Air pun mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk) karena menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya

Tercatat menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS),  pada tahun 2017 IPM mencapai kategori tinggi atau High Human Development yakni 70,81 persen.  Angka tersebut meningkat sebesar 0,63 poin atau tumbuh sebesar 0,90 persen dibandingkan tahun 2016. Hal ini menggambarkan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia terus meningkat.

Adapun faktor yang menyebabkan IPM RI meningkat yaitu meningkatnya pelayanan dan fasilitas kesehatan masyarakat yang berdampak pada angka harapan hidup. Pada tahun 2017 angka harapan hidup masyarakat mencapai 71,06 tahun atau lebih lama 0,16 tahun jika dlbandingkan dengan harapan hidup pada tahun sebelumnya.

Selain itu, adanya perbaikan pendidikan yang digambarkan melalui Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). Pada tahun 2017, HSL mencapai 12,85 tahun (Diploma I), lebih lama 0,13 tahun dibandingkan pada 2016. dan RLS mencapai 8,10 tahun atau lebih lama 0,15 tahun dibandingkan dengan rata-rata pada tahun sebelumnya.

Kemudian, pada tahun 2017,  pengeluaran per kapita masyarakat Indonesia mencapai Rp 10,66 juta per tahun yang juga mengalami peningkatan sebesar Rp. 244 ribu dibandingkan pengeluaran tahun sebelumnya. (dewemcf)


Like it? Share with your friends!

0

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS