Aktivis Malari Ini Tuding Jokowi Penakut pada Megawati Namun Berani di Afghanistan


JAKARTA – Aktivis Malari 1974, Salim Hutadjulu mengeluarkan pernyataan yang provokatif dengan menyebutkan Presiden Joko Widodo sebagai penakut terhadap Megawati Soekarnoputri. Salim mengaitkan hal itu karena Jokowi tidak mengganti Puan Maharani sebagai menteri dan Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Salim membandingkan sifat Jokowi yang tunduk pada Megawati dengan keberanian Jokowi saat mengunjungi Afghanistan. Jokowi mengunjungi Afghanistan saat negara tersebut baru saja diteror dengan serangan bom. Salim memfitnah Jokowi dengan keberanian fatamorgana.

Pernyataan Salim tersebut tentu opini buta. Jokowi mempertahankan Puan Maharani sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia karena berprestasi dalam memimpin lembaganya. Sedangkan Budi Gunawan, dipertahankan sebagai Kepala BIN karena memahamo dunia intelijen.

BG berhasil mengawaki BIN dengan baik sehingga mampu mendukung penyelenggaraan negara dari sisi intelijen. Hal tersebut tidak perlu dikait-kaitkan dengan kedekatan dengan Megawati, karena hanya menjadi pemikiran yang sempit.

Sementara itu, keberanian Jokowi ke Afghanistan, sama sekali bukan fatamorgana. Afghanistan sendiri mengakui keberanian Jokowi dengan memberi Medal of Ghazi Amanullah dari Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Medali tersebut merupakan bentuk penghormatan Afghanistan terhadap Joko Widodo yang dinilai teguh dan berani dalam memajukan hubungan bilateral Indonesia-Afghanistan, terutama dalam pembangunan perdamaian di negara tersebut.

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS