75 % Rakyat Tak Mau Prabowo Jadi Presiden


Jakarta –  75% atau 2/3 rakyat tidak ingin Prabowo menjadi Presiden karena hanya 25% yang memilih Prabowo berdasarkan survei PolMark, bahkan angka pemilih Prabowo jauh lebihi kecil dari undecided voters. Mengapa demikian?

Logika 75% rakyat tak memilih Prabowo didasarkan atas narasi pernyataan Sudirman Said yang menyebut 56% rakyat tidak menghendaki Jokowi kembali memimpin sesuai dengan survei PolMark yang menyebut hanya sekitar 44% rakyat yang memilih Jokowi.

Hasil survey Polmark, elektabilitas Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebesar 40,4 persen di 73 dapil. Elektabilitas Prabowo 25,8 persen. Sedangkan undecided voters alias yang belum menentukan pilihan sebesar 33,8 persen.

Sudirman Said membaca hasil survey hanya dengan melihat angka berapa besar yang memilih Jokowi tanpa melihat faktor lain. Sehingga jika kita juga melihat bahwa yang mau pilih Prabowo hanya 25 persenan, berarti sisanya yang 75 persen artinya nggak mau punya Presiden Prabowo. Bahkan angka pemilih Prabowo jauh lebih kecil dari undecided voters.

Hasil survei terbaru PolMark malah menunujukkan bahwa hanya 68,8 persen pendukung Partai Gerindra yang akan memilih Prabowo.

Untuk diketahui, PolMark adalah lembaga survei yang bekerja sama dengan PAN, bahkan sejak Pilkada DKI, Direktur PolMark Eep Saefulloh disebut sebagai konsultan politik Anies-Sandi.

Partai Amanat Nasional saja yang diharapkan mampu menambah suara Prabowo-Sandi, hanya 49,2 persen pemilihnya yang memilih Prabowo. 25 persen malah mau memilih Jokowi-Ma’ruf dan 25,8 persen lagi masih bimbang. Bukan nggak mungkin nanti separuh pemilih PAN justru akan memilih Jokowi sebagai Presiden. (Kania/MCF)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

DON'T MISS